Satu-satu

Satu-satu, sayap-sayap ini berguguran dari tempatnya

Terlepas dan berdarah, hilang

Lalu aku, duduk di sini, bersimbah darah, melihat ke atas

Apakah ini yang Engkau inginkan?

Satu-satunya jalan pulang adalah dengan kedua sayap ini

Tapi, melepaskannya adalah inginmu

Apakah ini yang sungguh Engkau inginkan?

Jika, memang ini yang Engkau inginkan, aku putuskan mengatakan “ya”

Pada akhirnya, hanya Engkau saja

Meskipun tanpa sayap-sayap ini, di neraka kita bisa berjumpa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.