Menemukan Tuhan (4)

Keegoisan hati kita membuat kita pun berpikir bahwa hanya kitalah yang ‘diselamatkan’, hanya kitalah yang beruntung dan mendapatkan segala berkat, keberuntungan dan karunia.

Kita terlalu egois untuk melihat bahwa Tuhan itu adalah Tuhan bagi semua orang, bukan Tuhan untuk satu golongan atau hanya golongan tertentu saja. Jika Tuhan hanya untuk satu atau dua golongan saja, itu artinya betapa tidak berkuasanya Tuhan tersebut, bandingkan saja satu atau dua golongan ini, berapa sih perbandingannya dengan jumlah manusia di muka bumi ini?. Untuk dapat menyebut bahwa Tuhan adalah Maha Besar, Maha Kuasa dan Maha Segalanya, kita pun harus menerima bahwa Tuhan yang kita kenal adalah juga Tuhan bagi semua orang, bagi seluruh umat manusia.

Jika Tuhan adalah juga Tuhan bagi semua orang, artinya Ia juga adalah Tuhan yang melampaui segala perbedaan yang dimiliki oleh semua orang. Ia berada diatas segala perbedaan, dan bertahta di hati semua orang. Untuk alasan ini, sebagai manusia, seorang manusia yang percaya pada Tuhan, bukankah sangat tidak adil jika menghakimi seorang manusia lainnya atas nama Tuhan dengan alasan ‘perbedaan’?. Jika Tuhan kita adalah Tuhan yang sama, bukankah kita harus saling menyayangi, mencintai dan menghormati seperti yang Tuhan lakukan atas semua orang, tanpa membeda-bedakan?

Tuhan itu seperti halnya matahari. Ia bersinar pada semua orang, seluruh permukaan bumi ketika bumi berotasi mengelilinya. Ia pun tidak membedakan satu orang dengan orang lainnya ketika Ia menurunkan hujan ke permukaan bumi. Ia tidak melihat kamu dari golongan A atau dari golongan B. Kamu berdosa atau tidak berdosa. Sama.

Jadi, jika ada yang membeda-bedakan sesamanya manusia, padahal sadar bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang sama, maka layaklah Ia kita sebut sebagai manusia yang tidak mengenal Tuhannya. Atau mungkin saja Ia menyembah Tuhan yang berbeda.

Tuhan saja tidak membeda-bedakan, mengapa kau, manusia biasa, membeda-bedakan sesamamu manusia, bahkan menjatuhkan hukuman pada sesamamu manusia atas nama Tuhan?. Manusia seperti apakah itu?

Satu pemikiran pada “Menemukan Tuhan (4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.