Mengulang Pelajaran

Mengulang mungkin adalah hal yang cukup ‘membosankan’ bagi sebagian orang yang merasa sudah puas, penuh dan mahir dengan apa yang sudah Ia pelajari atau geluti.

Hal seperti ini, kerap melanda saya sebagai pribadi.

Saya adalah orang yang mudah bosan. Itu sudah bukan rahasia lagi. Mereka yang ada di sekeliling saya paham betul dengan sifat saya yang ini.

Sifat inipun merembes sampai pada level mempelajari sesuatu.

Ketika saya merenungkan mengenai sifat ini, saya menyadari bahwa “Saya sombong”. Saya benar-benar sombong ketika mengatakan bahwa “tidak ada yang baru dari apa yang saya pelajari”.

Saya seperti Shinichi Kudo ketika Ia masih duduk di Bangku Sekolah Dasar. Ia mengatakan bahwa ‘sudah tidak ada lagi yang bisa dipelajari” dari buku-buku di perpustakaan SD-miliknya. Sampai akhirnya Ia sadar, ada banyak hal yang ternyata belum Ia pelajari.

Saya tidak seperti Shinichi Kudo, tapi saya sama dengannya terutama dalam level kesombongan dalam belajar.

Sifat sombong ini membuat saya tidak bisa belajar hal baru. Membuat saya kurang dapat berkembang.

Padahal, jika saja saya sadar lebih awal bahwa “Pengulangan adalah guru dari segala kegiatan belajar”.

Jika saya tidak melakukan pengulangan, bagaimana saya bisa belajar ?. Bagaimana saya bisa mengembangkan materi belajar yang ada di hadapan saya ?. Bagaimana saya bisa yakin bahwa apa yang saya pelajari sudah memang pas dengan keadaan saya pada saat ini.

Belajar, mengapa takut untuk mengulang ?.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.